Senin, 15 November 2010

Tips Mencari Pekerjaan yang Ideal


 
Tips Mencari Pekerjaan yang Ideal
Mencari pekerjaan ideal itu susah-susah gampang. Banyak orang yang merasa terjebak
dengan pekerjaan yang sudah didapatkannya. Karena tidak sesuai dengan pendidikan,
atau jam kerja yang terlalu mengikat, suasana kerja yang tidak menyenangkan, dan
banyak lagi hal yang membuat orang merasa kurang puas dengan pekerjaannya. Lantas
bagaimana memilih pekerjaan yang ideal itu? Berikut ini sedikit tips yang mungkin bisa
membantu anda mendapatkan pekerjaan yang sesuai harapan.
1. Kenali potensi diri
Cobalah untuk introspeksi. Kenali kelebihan dan kekurangan diri. Terimalah segala
kekurangan Anda, dan jangan menipu diri. Bebaskan fantasi tentang pekerjaan serta
lingkungan kerja yang Anda idamkan. Sehingga Anda punya gambaran yang pasti
pekerjaan apa saja yang tepat. Setelah itu sesuaikan dengan potensi Anda apakah sesuai
dengan pekerjaan tersebut. Melakukan pekerjaan yang Anda sukai kemungkinan akan
sukses lebih besar dari pada melakukan pekerjaan yang tidak disukai.
2. Sesuai Kepribadian
Carilah pekerjaan yang sesuai dengan kepribadian anda. Misalnya, bila anda seorang
yang supel, ramah, mudah bergaul, mungkin anda cocok dengan pekerjaan yang banyak
berhubungan publik seperti marketing, humas, wartawan customer service dan lain-lain.
Atau bila anda seorang yang tertutup, pemalu, anda akan merasa lebih aman mengerjakan
pekerjaan di belakang meja seperti administrasi, atau akunting.
3. Idealisme dan pola kerja.
Setiap orang pasti mempunyai idealisme sendiri. Bagi Anda yang mempunyai idealisme
tinggi dan menyukai pola kerja bebas alias tidak dibatasi jam kerja. Anda bisa memilih
pekerjaan lapangan atau tim kreatif yang tak terbatasi jam kerja. Atau bahkan melakukan
kerja lepas atau Freelance. Jika Anda termasuk jenis seperti di atas jangan pernah
memaksakan kerja dalam lingkungan kerja yang terpola dan terbatasi waktu apalagi
deadline. Anda tidak akan enjoy dan buntutnya akan stres.
4. Buatlah Daftar Prioritas
Buatlah daftar prioritas pekerjaan idaman Anda

Tips mencari kerja

Mencari kerja di masa krisis sungguh tidak gampang. Salah satu yang bisa “disiasati” adalah mencermati persiapan dalam melamar pekerjaan.
Jangan sampai hanya karena alpa mempersiapkan persyaratan yang telah ditetapkan oleh perusahaan, kesempatan kerja yang sudah tipis pun melayang.
Untuk mencapai hasil maksimal, perlu kiranya diketahui kesalahan-kesalahan yang sering timbul dalam rangka melamar kerja. Berikut ada 10 kesalahan umum yang acap kali dilakukan oleh pencari kerja.
Surat-surat tidak lengkap
Periksa dahulu kelengkapan dokumen Anda sebelum melangkah ke luar dari rumah. Ketidaklengkapan dokumen merupakan salah satu kesalahan fatal yang berakibat ditolaknya permohonan kerja. Jika Anda termasuk orang yang ceroboh, mintalah bantuan kerabat dekat atau teman untuk memeriksa dokumen yang dibutuhkan.
Datang terlambat
Kebiasaan jam karet yang biasanya bersifat menular sebaiknya ditinggalkan. Banyak perusahaan asing yang tidak mentoleransi keterlambatan calon pelamar, khususnya ketika diundang untuk mengikuti serangkaian tes. Untuk mengatasinya, cobalah sehari sebelum tanggal tes melakukan survai. Tambahkan setengah jam dari waktu tempuh yang diperlukan.
Berpakaian kurang sopan
Keberhasilan bisa jadi dimulai dari pandangan pertama. Penyeleksi tentu akan mempunyai penilaian tersendiri ketika melihat pelamar kerja pada saat melakukan wawancara. Karena itu hindari pemakaian aksesori yang berbeda dengan adat kebiasaan.
Mencantumkan referensi terlalu banyak
Referensi dalam curriculum vitae (CV) atau daftar riwayat hidup memang penting. Tapi perlu diingat, jangan terlalu banyak karena akan menimbulkan kesan bahwa Anda memiliki mental suka menonjolkan diri dan tidak percaya pada kemampuan sendiri.
Jangan meremehkan hobi
Bila Anda memiliki hobi unik yang diperkirakan bisa membantu kreativitas kerja, tak ada salahnya dicantumkan dalam CV. Biasanya pimpinan perusahaan lebih menyukai pekerja yang berbakat dalam bidangnya. Bila kegemaran itu merupakan faktor penting dalam posisi yang dilamar, ada baiknya ditulis sesudah perincian pengalaman kerja.
Salah tulis atau sebut nama
Pimpinan perusahaan akan sakit hati seandainya namanya ditulis atau diucapkan secara keliru. Hal ini akan mempengaruhi kewibawaan dan reputasinya. Usahakan agar meneliti kembali saat menulis nama orang dalam surat lamaran atau menyapa seseorang
Melebih-lebihkan keterampilan
Umumnya penyeleksi akan lebih jeli akan hal ini. Mereka akan terus meneliti bagian-bagian dalam CV atau daftar riwayat hidup yang dianggap terlalu dibuat-buat. Malahan ada yang mempersiapkan tes praktik langsung untuk menguji kebenaran laporan Anda. Oleh sebab itu jangan coba-coba menonjolkan sesuatu yang tidak Anda miliki.
Bicara berbelit-belit
Wawancara merupakan saat yang tepat untuk mengungkapkan segala keinginan yang terpatri dalam diri Anda. Pewawancara pasti akan menanyakan semua segi dalam hubungannya dengan isi CV atau daftar riwayat hidup yang telah Anda kirimkan. Dalam menyerap informasi dari Anda, mereka menggunakan logika berpikir secara rasional. Setiap uraian akan dihubungkan dengan keterangan sebelumnya. Karena itu jangan memberi keterangan yang berbelit-belit. Apabila penyeleksi menganggap Anda memberikan keterangan yang tidak jelas, jangan berharap.
Meminta fasilitas
Ada kalanya gaji yang ditawarkan kepada Anda lebih rendah dari yang Anda harapkan. Tapi, jangan coba-coba meminta fasilitas tertentu yang tidak disediakan perusahaan seperti antar-jemput, uang transpor, uang makan, dll.
Lupa memotong rambut
Rambut gondrong kebanyakan tidak disukai perusahaan, kecuali profesi yang Anda cari berhubungan dengan hal-hal yang tidak membutuhkan kerapian.
Masih banyak kelalaian lain yang ditemui di lapangan. Namun, ada yang masih dalam batas toleransi, ada pula yang jarang dikerjakan oleh kebanyakan orang.
Ada satu hal yang perlu diingat, tidak selamanya kepintaran seseorang akan menghasilkan pekerjaan bagi dirinya. Masyarakat kita masih mendudukkan moralitas di atas intelektualitas. Apa gunanya jika memiliki inteligensia tinggi, tetapi moralnya rendah.

Tips Mencari Kerja Di Internet

Berikut saya sharing kepada Anda beberapa tips-tips cari kerja on the net atau trik mencari pekerjaan di internet. Sebagaimana yang telah kita ketahui bersama bahwa perkembangan dunia digital memang bisa mempermudah segalanya, termasuk untuk mencari lowongan pekerjaan. Tapi masalahnya adalah kesulitan saat proses mencari pekerjaan yang sesuai dengan latar belakang pendidikan serta karier terdahulu kita.

Anda bisa menghabiskan waktu berjam-jam berseluncur di internet (dunia maya) untuk mencari pekerjaan. Tidak heran setelah itu muncul rasa lelah dan jenuh serta berujung putus asa. Nah agar hal-hal tersebut tidak terjadi, cobalah beberapa tips dan trik berikut supaya proses mencari pekerjaan menjadi lebih efektif dan efisien :



  • Tentukan target - Ketahui karier apa yang paling Anda inginkan. Hal ini sangat penting bagi Anda untuk membuat target pencarian lowongan kerja yang diinginkan. Buatlah target perhari, setidaknya setiap hari Anda harus mendapatkan dua lowongan yang dinginkan agar waktu Anda tidak terbuang percuma.
  • Riset - Lakukan riset dan "bookmarks" situs lowongan pekerjaan yang menurut Anda memiliki kredibilitas. Jangan lupa juga untuk selalu mengunjungi situs-situs perusahaan besar. Biasanya perusahaan besar, memiliki kanal karier tersendiri dan mengumumkan lowongan lewat kanal tersebut.
  • Manfaatkan mesin pencari pekerjaan - Maksimalkan mesin pencari pekerjaan yang terdapat pada situs lowongan pekerjaan. Gunakan kata kunci yang langsung merujuk pada lowongan yang diinginkan. Jika Anda tidak menemukan, baru tengok lowongan lain yang cukup menarik bagi Anda. Cobalah fokus saat mencari pekerjaan di dunia maya. Jangan sambil melakukan kegiatan lain. Hal ini sangat penting agar perhatian Anda tidak terbagi.
  • Gunakan situs jejaring sosial - Jangan hanya menggunakan situs jejaring sosial (seperti facebook, twitter, dll) untuk senang-senag saja. Anda bisa "menjual diri" dan mendapatkan pekerjaan lebih cepat. Buatlah jaringan yang kuat dengan teman atau orang-orang yang mungkin memiliki info lowongan yang cocok bagi Anda.
  • Buatlah resume yang menarik - Cobalah lebih kreatif dalam membuat resume baik dari sisi desain maupun isi. Hal ini bisa memicu ketertarikan orang untuk mengetahui Anda secara lebih dalam. Jika ingin mengirim surat lamaran, pastikan semuanya tertata baik. Mulai dari bahasa, tata letak, hingga kelengkapan dokumen.